Renault 5 rekuperasi kini bisa diatur, sebuah perubahan yang menjawab keluhan pengguna sejak peluncuran model tersebut. Selain itu, varian elektrik yang populer itu kini mendapat pengaturan one-pedal, fitur yang juga telah diuji secara langsung. Perubahan ini menandai adaptasi pada salah satu aspek yang kerap dibicarakan pemilik dan calon pembeli: kemampuan untuk mengubah kekuatan rekuperasi. Setelah sebelumnya tidak tersedia opsi untuk mengatur tingkat pemulihan energi, kini pemilik mendapat kendali lebih atas respons pengereman regeneratif.
Apa yang berubah pada pengaturan rekuperasi
Sebelumnya, kelemahan yang paling sering disebut adalah tidak adanya cara untuk memodifikasi intensitas rekuperasi. Dengan pembaruan terbaru, pengguna sekarang bisa menyesuaikan seberapa kuat mesin meregenerasi energi saat melepas pedal gas. Perubahan ini memungkinkan pengemudi memilih pengaturan yang menurutnya paling nyaman atau cocok dengan kondisi berkendara. Perlu dicatat bahwa informasi yang tersedia sebatas konfirmasi hadirnya opsi pengaturan rekuperasi dan penambahan kontrol one-pedal. Detail teknis spesifik tentang tingkatan rekuperasi, parameter pengaturan, atau variasi pada model tidak dijabarkan dalam bahan yang tersedia untuk tulisan ini.
Tambahan: kontrol one-pedal
Selain pengaturan rekuperasi, mobil tersebut kini dilengkapi dengan kemampuan pengendalian satu pedal (one-pedal). Fitur one-pedal biasanya memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi dan memperlambat kendaraan hanya dengan menggunakan pedal gas, karena pengereman regeneratif bekerja lebih agresif untuk menahan laju mobil ketika pedal dilepas. Dalam laporan yang menyertai peluncuran pembaruan ini disebutkan bahwa fungsi one-pedal telah diuji secara praktis. Uji coba tersebut memberikan konfirmasi bahwa fitur dapat diaktifkan dan digunakan dalam kondisi nyata, namun materi sumber tidak merinci impresi rinci atau situasi uji yang spesifik.
Implikasi bagi pengemudi
Ketersediaan pengaturan rekuperasi dan mode one-pedal cenderung memberi fleksibilitas lebih kepada pengemudi. Bagi yang mengutamakan kenyamanan berkendara, tombol atau pengaturan yang memungkinkan pelemahan rekuperasi bisa mengurangi sensasi deselerasi mendadak ketika pedal dilepas. Sebaliknya, pengemudi yang ingin mengoptimalkan pemulihan energi atau mengemudi dengan satu pedal dapat memilih pengaturan yang lebih agresif. Perubahan ini juga memberi sinyal bahwa pabrikan menanggapi masukan pengguna terkait pengalaman berkendara. Meski demikian, dampak nyata pada efisiensi energi dan pengalaman sehari-hari akan bergantung pada preferensi pengemudi serta cara pengaturan tersebut diimplementasikan pada model yang dimiliki. Bagi calon pembeli atau pemilik, penting untuk mengetahui bahwa fitur-fitur ini kini tersedia dan bisa menjadi bahan pertimbangan saat melakukan pengaturan atau evaluasi pengalaman berkendara. Pengemudi yang ingin menjajal perubahan tersebut disarankan mencoba berbagai pengaturan untuk menemukan kombinasi yang paling sesuai dengan kebiasaan mengemudi mereka. Pengumuman tentang pembaruan ini tercatat pada 13 Juli 2026. Uji coba praktis yang disebutkan mengindikasikan bahwa fitur tidak sekadar teori, tetapi telah diuji dalam kondisi nyata, meskipun detail rinci uji tidak disertakan dalam materi yang ada. Perubahan pada pengaturan rekuperasi dan penambahan one-pedal menunjukkan arah pengembangan perangkat lunak dan pengalaman pengguna yang semakin memperhatikan preferensi individu, tanpa mengurangi fakta bahwa rincian teknis lebih mendalam belum dipaparkan dalam keterangan yang tersedia.

