sarjana.co.id – Honor baru saja memperkenalkan dua HP terbarunya di China pada 24 November 2025 malam. Oleh karena itu, kedua model ini langsung mencuri perhatian berkat desain kamera belakang oval horizontal yang sangat mirip iPhone Air, sehingga terlihat jauh lebih premium dibanding modul segitiga di seri 400.
Pertama-tama, layar 6,55 inci AMOLED 1.5K 120 Hz menawarkan kecerahan puncak 6000 nits. Selain itu, teknologi Motion Blur Relief membuat scrolling terasa sangat mulus. Dengan demikian, pengalaman menonton video atau bermain game jadi lebih nyaman.
Kemudian, kamera utama mengusung sensor Samsung ISOCELL HP3 200 MP yang sama dengan Magic7 series. Akibatnya, hasil foto malam jauh lebih tajam dan detail. Terutama pada varian Pro, pengguna mendapat bonus lensa tele 50 MP 3x dengan OIS, sehingga cocok untuk potret atau zoom jauh.
Selanjutnya, baterai 8000 mAh menjadi daya tarik utama. Bahkan Honor mengklaim ponsel ini bisa bertahan hingga 2 hari pemakaian normal. Apalagi dengan fast charging 80W (Pro tambah 50W wireless), pengisian daya jadi sangat cepat.
Berikut perbedaan inti antara kedua model:
- Honor 500 pakai Snapdragon 8s Gen 4
- Honor 500 Pro pakai Snapdragon 8 Elite (3 nm) + RAM sampai 16 GB/1 TB
Harga di China (pre-order sudah buka):
- Honor 500 (12/256 GB) → CNY 2.699 (≈ Rp5,9 juta)
- Honor 500 Pro (12/256 GB) → CNY 3.599 (≈ Rp7,8 juta)
- Honor 500 Pro (16/1 TB) → CNY 4.299 (≈ Rp9,3 juta)
Penjualan perdana dimulai 27 November 2025. Sementara itu, versi global (termasuk Indonesia) diperkirakan masuk pasar pada kuartal pertama 2026 dengan banderol sekitar Rp7,5–12 juta.
Kesimpulannya, dengan spesifikasi setara flagship, baterai super jumbo, dan harga yang masih masuk akal, Honor 500 series langsung jadi kandidat kuat “flagship killer” akhir 2025.

