Lombok Timur menyaksikan usaha nyata yang dilakukan oleh mahasiswa Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mereka tidak hanya berfokus pada pengabdian masyarakat yang terbatas, tetapi juga mengambil langkah signifikan untuk keberlanjutan alam. Dengan menanam bibit pohon di Bukit Bao Daya, Sembalun, mereka meletakkan dasar untuk lingkungan yang lebih hijau dan lestari di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Memahami Pentingnya Penghijauan
Mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini sadar akan pentingnya penghijauan di lahan-lahan yang rentan terhadap kerusakan ekologis. Kerja keras yang dilakukan tidak sekadar mencakup penanaman pohon, tetapi juga menanamkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan kepada masyarakat sekitar. Dengan perubahan iklim yang semakin nyata dampaknya, langkah ini diharapkan dapat memberikan contoh bagi generasi mendatang untuk terus memperhatikan dan merawat bumi.
Partisipasi dan Semangat Mahasiswa
Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini mencerminkan semangat muda yang sadar akan tanggung jawab sosial mereka. Tidak jarang, KKN yang dilakukan oleh mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia hanya berfokus pada aspek pendidikan dan sosial ekonomi. Namun, inisiatif mahasiswa IAIH Pancor di Bukit Bao Daya menunjukkan kepedulian mereka pada aspek lingkungan yang tidak kalah penting. Ini memberikan wawasan baru bahwa tanggung jawab sosial juga mencakup pemeliharaan alam.
Strategi Penanaman yang Berkelanjutan
Pohon yang ditanam di lereng Sembalun bukan sekadar simbol. Mahasiswa memastikan bahwa bibit-bibit tersebut ditanam dengan strategi yang berkelanjutan. Mereka mempertimbangkan jenis pohon yang tahan terhadap kondisi setempat dan memiliki manfaat bagi ekosistem di sana. Pendekatan ini memperlihatkan perencanaan yang matang di mana target utamanya adalah kelangsungan hidup pohon-pohon tersebut agar bisa memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.
Dukungan dan Kolaborasi Masyarakat
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat dan pihak setempat. Kolaborasi antara mahasiswa dan penduduk lokal merupakan kunci keberhasilan proyek ini. Penduduk setempat yang terlibat tidak hanya mendukung selama penanaman, tetapi juga dalam pemeliharaannya. Ini adalah contoh bagus bagaimana kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat bisa membawa perubahan positif untuk lingkungan.
Masa Depan Hijau NTB
Dengan terwujudnya proyek ini, harapan untuk masa depan yang lebih hijau bagi NTB semakin nyata. Usaha mahasiswa ini diharapkan dapat mendorong inisiatif serupa di wilayah lain, sehingga semakin banyak wilayah yang terlibat dalam gerakan penghijauan. Alam yang sehat dan lestari tentunya akan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Kegiatan penanaman pohon mahasiswa IAIH Pancor di Bukit Bao Daya adalah lebih dari sekadar program KKN biasa. Ini adalah tindakan nyata yang mengarah pada pelestarian dan pemulihan lingkungan yang lebih baik. Dengan kesadaran ekologis yang tinggi dan komitmen untuk memelihara bumi, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang efisien dalam menghadapi tantangan lingkungan global yang semakin mendesak. Semoga langkah inspiratif ini memicu lebih banyak upaya serupa di seluruh Indonesia.

