Kali ini, sarjana.co.id mau menjelaskan beberapa jalur masuk ke prodi S1 Reguler di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Wajib disimak!

  1. Jalur Undangan / SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
  • Jalur undangan bukan berarti PTN kirim-kirim undangan ke rumah kamu, ya. Emangnya mau kawinan? Jalur ini adalah jalur memasuki PTN tanpa ujian tertulis. Dengan kata lain, PTN “mengundang” kamu untuk masuk ke universitasnya.
  • Untuk mendapatkan undangan keramat ini, kamu harus mendaftar ke panitia SNMPTN terlebih dahulu. Lalu kamu akan diseleksi berdasarkan nilai rapor, prestasi akademis serta prestasi sekolahmu.
  • Kalau kamu mendaftar kuliah di jurusan seni dan olahraga, kamu akan diseleksi berdasarkan portofolio dan prestasi kamu di bidang tersebut.
  • Jalur undangan hanya berlaku untuk lulusan di tahun tersebut saja. Artinya, cuma lulusan 2016 yang boleh ikutan SNMPTN 2016.
  • Jurusan yang bisa kamu pilih maksimal tiga, dan salah satunya wajib berada di PTN yang satu kota dengan SMA kamu (Jika hanya mendaftar satu pilihan, maka PTN-nya bebas).

Peluang:
* Kursi yang ditawarkan adalah 50% dari total kuota S1 Reguler.
* Semakin kinclong nilai dan prestasi kamu selama di SMA (mulai dari kelas 10 sampai 12), semakin besar juga peluangmu untuk diterima. Selain itu, performa sekolah kamu juga bakal dinilai, lho! Itulah kenapa penting memilih SMA/SMK yang oke, demi peluang mendapatkan jalur undangan masuk PTN kelak.
* “Kalau rapor saya warna-warni nggak karuan alias banyak merahnya gimana, Kak?” Sori, sob, berarti peluang kamu di jalur undangan ini lebih tipis dari rempeyek. Tapi tenang, masih ada jalur masuk PTN lainnya, yaituuu…

  1. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Dulu, SNMPTN sering ketuker dengan SBMPTN , soalnya awalnya namanya sama-sama SNMPTN. Hanya yang satu bernama SNMPTN Jalur Undangan, sementara yang satu lagi SNMPTN Ujian Tertulis. Supaya nggak bingung atau tertukar, SNMPTN versi ujian tertulis pun diganti namanya menjadi SBMPTN.

Pada SBMPTN, ada tiga hal yang di-ujian-kan lho gaes:

  • Ujian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta kemapuan verbal, numerikal dan figural) yang harus diikuti oleh semua peserta.
  • Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika) yang diikuti oleh peserta ujian yang memilih jurusan IPA.
  • Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi) yang diikuti oleh peserta ujian yang memilih jurusan IPS.

*Kalau kamu mengambil jurusan IPC (bidang jurusan IPA-IPS), berarti kamu wajib mengikuti SEMUA tesnya. Pecyah, sooob…! Sementara kalau kamu mau masuk jurusan seni atau olahraga, akan ada ujian keterampilan tersendiri.
* Jurusan yang bisa kamu pilih maksimal tiga, dan salah satunya wajib ada di PTN yang berada di kota tempat kamu mengikuti tes SBMPTN.

Peluang:
* Kursi yang ditawarkan adalah 30% dari total kuota S1 Reguler.
* Kalau kamu sudah lulus SMA/SMK 1-2 tahun lalu, kamu masih boleh ikutan SBMPTN tahun ini.
* It’s do or die! Rangkaian tes SBMPTN yang berlangsung sekaligus dalam satu hari ini menentukan kamu diterima atau nggak di PTN pilihanmu. No pressure, lho, cuma no… dong, ajeh!

  1. Ujian Mandiri
  • Saat ini, banyak PTN yang mengadakan tes penerimaan calon mahasiswa sendiri, terlepas dari sistem pemerintah. Antara lain, SIMAK UI (Seleksi Masuk Universitas Indonesia), UTUL UGM (Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada) dan USM Unsri (Ujian Saringan Masuk Universitas Sriwijaya).
  • Tetapi ada juga PTN yang nggak mengadakan tes mandiri. Untuk PTN tersebut, kuota kursi SBMPTN dan SNMPTN-nya ditambah.
  • Materi dan tata cara ujian mandiri berbeda-beda, tergantung universitas dan jurusan masing-masing. Namun ujiannya biasanya tertulis dan materinya nggak beda jauh dengan SBMPTN.

Peluang:
* Kursi yang ditawarkan adalah 20% dari total kuota S1 Reguler.
* Ujian mandiri ini safety net terakhir bagi calon mahasiswa yang ingin masuk program S1 Reguler di PTN, apalagi karena waktu pendaftaran dan jadwal tesnya pun biasanya paling belakangan.
* Biasanya, sih, ujian mandiri akan memberikan tambahan pilihan program lain (non-reguler dan vokasi).

***

Yak, begitulah kira-kira berbagai jalur untuk masuk PTN.