Telekomunikasi adalah ilmu dalam menyebarkan data dan informasi melalui penggunaan gelombang elektromagnetik. Diawali dengan penemuan telegraf pada awal abad ke-19, industri telekomunikasi terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern sehari-hari.

Jurusan Teknik Telekomunikasi mempelajari cara pembangkitan, pengolahan, penyaluran, dan penyebaran informasi secara efisien dengan memanfaatkan metode sains dan rekayasa. Penekanan keilmuannya fokus pada pengembangan infrastruktur mulai dari elemen-elemen terkecil sampai dengan jaringan yang kompleks, yang perlu didukung oleh komponen perangkat keras, perangkat lunak, manajemen sumber daya, manajemen rekayasa, dan regulasi.

Sebelum memutuskan untuk memilih kuliah di jurusan ini, kamu harus menguasai pelajaran-pelajaran IPA, terutama Fisika dan Matematika. Selain itu, pastikan juga kamu benar-benar memiliki minat pada bidang telekomunikasi agar dapat menjalani proses perkuliahan dengan penuh semangat.

Berikut adalah beberapa contoh mata kuliah yang dipelajari dalam Teknik Telekomunikasi:

  • Algoritma dan Pemrograman.

Mempelajari langkah prosedural penyelesaian masalah dengan komputer berdasarkan alogaritma.

  • Mikroprosessor.

Mempelajari bidang prosesor antara lain melalui pengenalan mikroprosesor 8 bit serta antar muka dan interkoneksinya.

  • Jaringan Telekomunikasi dan Informasi.

Mempelajari konsep dasar berbagai macam teknologi jaringan informasi dan komunikasi, elemen struktur/arsitektur dan protokol jaringan telekomunikasi, interkoneksi dan pentarifan servis telekomunikasi.

  • Antena dan Propagasi.

Mempelajari tentang antenna dan propagasi gelombang, antara lain pemahaman tentang diagram arah, polarisasi, dan temperatur antena, mengukur berbagai karakteristik antena dan perambatan gelombang dalam berbagai lingkungan.

Jurusan Teknik Telekomunikasi tersedia dalam jenjang D3 dan S1. Jenjang D3 dapat diselesaikan dalam jangka waktu 6 semester, dan untuk S1 minimal 8 semester. Jenjang D3 Teknik Telekomunikasi memiliki porsi mata kuliah praktikum yang lebih besar daripada mata kuliah teorinya, dengan perbandingan secara umum 53%:47% karena seperti halnya program D3 yang lain, lulusan D3 Teknik Telekomunikasi dipersiapkan secara matang untuk menjadi tenaga professional di lapangan kerja. Sedangkan untuk jenjang S1 Teknik Telekomunikasi lebih fokus pada pengembangan ilmu telekomunikasi itu sendiri, sehingga mata kuliah teorinya relatif lebih banyak daripada mata kuliah praktikum.

Lulusan Teknik Telekomunikasi memiliki peluang besar di dunia kerja dan cenderung memiliki penghasilan yang relatif besar mengingat pekerjaan mereka yang membutuhkan keahlian khusus dan tidak mudah digantikan oleh sembarang orang. Lulusan Teknik Telekomunikasi dapat bekerja di berbagai perusahaan telekomunikasi, baik penyedia operator telepon atau penyedia internet. Dapat juga bekerja sebagai ahli telekomunikasi dan jaringan di industri pertelevisian, stasiun radio, dan perusahaan lain yang membutuhkan koneksi telekomunikasi untuk memperlancar bisnisnya.

 

Referensi:

http://www.et.itb.ac.id/?page_id=44

http://st3telkom.ac.id/education-program-and-graduates-qualification/

http://banibuzzyou.blogspot.com/2011/10/jurusan-teknik-telekomunikasi-prospek_22.html