Jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan awalnya dikenal sebagai Ilmu Sosiatri. Jurusan ini berubah nama karena fokus kajiannya sedikit bergeser. Awalnya, jurusan Ilmu Sosiatri fokus pada masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat dan cara mengatasinya. Lambat laun jurusan ini mulai fokus juga pada upaya pasca penanganan masalah-masalah tersebut. Jadi, tidak sekadar berhenti pada proses penyelesaian masalah, tapi juga cara membangun dan menyejahterakan masyarakat setelah masalah berhasil diatasi/dikendalikan. Oleh karena itu, jurusan ini kemudian berubah nama menjadi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan.

Secara umum, jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan memiliki tiga peminatan (konsentrasi), yaitu:

  • Kebijakan Sosial (Social Policy).

Menganalisis berbagai permasalahan sosial dan upaya-upaya untuk mengatasinya yang terwujud dalam pelayanan sosial seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, jaminan sosial, dan pekerjaan sosial. Kebijakan sosial bukan hanya urusan pemerintah, tapi juga tanggung jawab bagi pasar, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan masyarakat sendiri.

  • Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment).

Mempelajari konsep dan pendekatan-pendekatan dalam upaya pengembangan kapasitas untuk masyarakat sehingga dapat mengelola lembaga lokal dan sumber daya secara mandiri.

  • Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility).

Setiap lembaga swasta (perusahaan) tidak boleh hanya mengambil untung besar, tapi juga harus memiliki tanggung jawab sosial untuk menyejahterakan masyarakat. Bidang minat ini mempelajari tata kelola tanggung jawab sosial perusahaan (biasa disebut CSR) yang mampu menjembatani kepentingan perusahaan dengan masyarakat.

Jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan sangat cocok buat kamu yang tertarik dengan ilmu-ilmu sosial dan ingin turun tangan secara langsung dalam hal pembangunan negara dan masyarakat. Lulusan program studi ini diharapkan mampu menguasai teori kebijakan sosial dan pengembangan masyarakat, memahami dan menganalisis berbagai pendekatan dalam kebijakan sosial untuk memecahkan masalah sosial, menganalisis proses penyusunan strategi, implementasi, evaluasi dan monitoring kebijakan social, serta pengembangan masyarakat.

Peluang karir bagi lulusan jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan antara lain sebagai ahli pembangunan masyarakat (community development specialist) untuk LSM dan perusahaan (CSR), ahli kebijakan sosial di lembaga pemerintahan dan lembaga legislatif, peneliti sosial, dosen, atau lembaga internasional seperti United Nations Development Programme (UNDP).

 

Referensi:

http://sosiatri.fisipol.ugm.ac.id/akademik/program-studi-pembangunan-sosial-dan-kesejahteraan/

http://pilipindi.blogspot.com/2012/11/apa-yang-dipelajari-di-pembangunan.html

One thought on “Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan”

  1. Salah satu jurusan di Universitas Gadjah Mada dengan orientasi pada pembangunan Sosial Kemasyarakatan dengan mensinergikan interdisiplin ilmu diantaranya ilmu ekonomi, sosiologi, psikologi, kesehatan,dan ilmu lain yang menunjang Kesejahteraan sosial menangani terkait masalah sosial yang ada dalam masayarakat dengan 3 (tiga) metode fokus dalam jurusan ini yakni, 1) CSR (coorporate social responsibility)yaitu model tanggung jawab sektor swasta atas komitmen untuk terlibat aktif dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat, fokus tata kelola CSR yang mampu menjembatani kepentingan perusahaan dengan masyarakat >>> perusahaan swasta/BUMN. 2) Pemberdayaan Masyarakat, fokus pada elaborasi konsep dan pendekatan yang bertujuan mengembangkan kapasitas masyarakat agar mandiri dan berkelanjutan dalam mengelola lembaga, sumber daya dan potensi lokal >> NGO. 3) Kebijakan Sosial (Social Policy) yakni, bidang masalah kebijakan dalam upaya membuat progam preventif melalui pelayanan-pelayanan sosial sebagai bentuk implementasi dari negara kesejaheraan >> Pemerintahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *