Kimia Industri menghasilkan lulusan (umumnya tingkat D3) yang menguasai teknologi proses industri kimia dari hulu sampai hilir. Kompetensi utama adalah teknologi formula dan manajemen proses. Kemampuan yang konkrit, contohnya, adalah pengolahan limbah dan penciptaan/pengolahan sumber energi yang dapat diperbaharui.

Peluang kerja terdapat di industri perminyakan, petrokimia, agrobisnis dan tentu saja perindustrian atau manufaktur. Ada juga kesempatan di bidang energi yang dapat diperbaharui seperti minyak kelapa sawit. Pemerintah pun menyambut lulusan Kimia Industri untuk menjadi staf ahli, seperti di Kementrian Lingkungan Hidup, atau peneliti di LIPI dan BPPT. Menjadi pendidik di tingkat universitas pun akan menjadi pilihan.

Referensi: Teknologi Kimia Industri – Kementrian STMI Perindustrian