0828-9405-9829

Jurusan ilmu keolahragaan masih sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang karena dianggap “hanya” membutuhkan keahlian fisik dan peluang kerjanya “hanya” akan menjadi instruktur atau pelatih olahraga saja. Kenyataannya peluang kerja akan lebih luas karena di jurusan ini diajarkan berbagai macam  mata kuliah selain teori dan praktik olahraga.

Berikut adalah beberapa kelompok mata kuliah yang diajarkan di jurusan ilmu keolahragaan:

1. Dasar-dasar Ilmu Keolahragaan

Mempelajari kinesiologi, biomekanika, kesehatan, biokimia, fisiologi, sosiologi, dan sejarah olahraga.

2. Dasar-dasar Ilmu Kedokteran

Mempelajari anatomi, fisiologi, histologi, biokimia, fisioterapi olahraga, obat dan doping, biofisika.

3. Keterampilan Keolahragaan

Mempelajari berbagai jenis olahraga seperti atletik, senam, renang, bola voli, bola basket, pencak silat, bulutangkis, tenis lapangan, dan sepak bola.

4. Mata kuliah pilihan lainnya: manajemen lembaga keolahragaan, sarana dan prasarana klub kebugaran, teknologi informasi dan komunikasi, psikologi olahraga, ilmu gizi, desain produk dan pemasaran olahraga, administrasi dan organisasi pertandingan olagraga, serta dasar-dasar kepelatihan.

Selain menjadi ahli kebugaran tubuh dan berbagai jenis olahraga, jurusan ini bertujuan untuk menghasilkan Sarjana Ilmu Keolahragaan yang dapat bertindak sebagai perencana, pelaksana, sekaligus pengelola organisasi-organisasi di bidang keolahragaan, baik pusat kebugaran/gym atau fasilitas/lapangan olahraga.

Jurusan Ilmu Keolahragaan tidak berhenti pada program S1 saja, tapi juga telah tersedia hingga jenjang S2 di beberapa universitas ternama seperti UNS (Universitas Negeri Semarang), UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), Unesa (Universitas Negeri Surabaya), ITB (Institut Teknologi Bandung), dan S3 di Unesa (Universitas Negeri Surabaya).

Untuk studi lanjut, ada dua contoh bidang peminatan, yaitu (1) Fisiologi Olahraga dan Biomekanika dan (2) Kesehatan Olahraga. Jenjang S3 dirancang khusus untuk menghasilkan doktor-doktor ilmu keolahragaan yang ahli dalam bidang pendidikan olahraga dan motorik, biopsikologi, biofisika olahraga, atau fisiologi olahraga.

Profesi lulusan jurusan Ilmu Keolahragaan mencakup praktisi keolahragaan (pelatih atau atlit), dosen/tenaga pendidik bidang keolahragaan, konsultan/instruktur kebugaran, peneliti tenaga kesehatan non-medis bidang keolahragaan, dan sebagai entrepreneur di bidang keolahragaan, misalnya dengan membangun sports center/gym, memproduksi alat-alat olahraga, atau membuat restoran yang khusus menyajikan menu-menu sehat.

 

Referensi:

http://unnes.ac.id/prodi/ilmu-keolahragaan-s1/

http://kk.fa.itb.ac.id/olahraga/

http://pasca.unesa.ac.id/s3-ilmu-keolahragaan/kurikulum