0828-9405-9829

Kedokteran menjadi jurusan yang paling diminati oleh sebagian besar siswa SMA. Banyak hal menjadi alasan siswa-siswa tertarik untuk menjadikan jurusan ini sebagai pilihan pertama saat mendaftar di universitas. Namun, bukan hal yang mudah pula untuk bisa diterima di jurusan ini. Persaingan yang ketat membuat tidak sedikit dari para pemilih yang tidak diterima di jurusan ini.

Jurusan Kedokteran sangat menarik karena prospek karir yang mendukung kesehatan banyak anggota masyarakat melalui praktek dan spesialisasi yang rumit dan proses pembelajaran menggunakan metode belajar kasus (Problem Based Learning).

Untuk mahasiswa tingkat S1, beberapa contoh mata kuliahnya adalah: Biologi Kedokteran, Etika dan Hukum Kedokteran, Anatomi, Histologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Kedokteran Pencegahan, Fisiologi Kedokteran, Biokimia, dll.

Spesialisasi yang dapat diperdalam adalah Ilmu Kedokteran Anak, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kedokteran Jiwa, Ilmu Penyakit Saraf, Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan, Ilmu Bedah, Ilmu Telinga Hidung Tenggorokan, Ilmu Penyakit dan Kesehatan Mata.

Berbagai mata kuliah ini tidak dipelajari dengan mudah, ada tantangan yang dialami mahasiswa, seperti banyaknya materi yang harus dipelajari dalam waktu yang singkat. Oleh sebab itu, bagi mahasiswa Kedokteran sulit untuk bisa mendapat pemahaman yang utuh mengenai materi-materi mata kuliah jika belajar menggunakan ‘sistem kebut semalam’ (SKS). Selain itu, menghafal nama-nama latin dari objek belajar juga menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Meskipun ada beberapa tantangan, ada pula keunikan belajar di jurusan ini, yakni terletak pada objek belajar yang notabene merupakan ciptaan Tuhan sehingga saat mengamati tiap organ tubuh maupun sistem-sistem yang ada di dalam tubuh manusia, mahasiswa dapat merefleksikan Maha Agung Sang Pencipta.

Setelah lulus dari S1 Kedokteran dan mendapat gelar Sarjana Kedokteran (S. Ked.), sangat dianjurkan bagi lulusan untuk melanjutkan program pendidikan profesi S2 dan akan mendapat gelar dokter (dr.). Prospek karir yang dapat ditekuni ialah dokter umum di Puskesmas, rumah sakit, perusahaan, instansi pemerintahan, dokter praktik swasta, dokter klinik bersama, dan lain sebagainya.