Jurusan Kedokteran Hewan hadir untuk dapat mengelola kesehatan hewan. Jurusan ini menyajikan beberapak materi perkuliahan guna mewujudkan dokter hewan-dokter hewan yang mumpuni di bidangnya, antara lain manajemen peternakan, pengenalan penyakit pada hewan besar dan kecil, unggas, serta Pet Animal, dan cara mengobatinya. Proses pembelajaran antara teori dan praktik cukup berimbang dan berkesinambungan satu sama lain. Namun, mendekati akhir perkuliahan, mahasiswa akan lebih banyak diarahkan untuk praktik.

Jurusan Kedokteran Hewan memiliki keunikan, yakni dibukakannya pengetahuan akan berbagai macam satwa, termasuk cara pengobatan dan aspek ekonomisnya demi mencerdaskan kehidupan masyarakat. Aspek ekonomis yang dimaksud ialah penyediaan sumber protein hewani yang sehat dan bergizi bagi masyarakat. Tantangan akademis belajar jurusan ini terletak pada beragamnya satwa dan cara penanganan medisnya yang membuat mahasiswa harus memahami secara utuh setiap bagiannya.

Mata kuliah-mata kuliah yang ditawarkan di jurusan Kedokteran Hewan, antara lain:

1. Anatomi Veteriner

Mata kuliah ini menjelaskan tentang sistem lokomosi hewan, struktur fungsional neuron, susunan syaraf pusat, susunan syaraf perifer dan susunan syaraf otonom.  Selain itu. juga dibahas mengenai integumentum communae, yang meliputi kulit, kuku, dan derivatnya, serta organ indera yang meliputi mata, telinga, hidung dan lidah. Selain itu, mata kuliah ini juga akan menjelaskan anatomi organ-organ tubuh hewan peliharaan, meliputi organ sirkulasi darah dan limfa, respirasi, pencernaan, genitalia dan urinari, serta endokrin.  Sistem organ unggas dijelaskan secara khusus karena kekhasannya.

 2. Histologi Veteriner

Mata kuliah ini menjelaskan dasar histologi dan metode-metode pendekatan yang digunakan dalam mempelajari histologi, terutama struktur dan komponen-komponen pembentuk jaringan, organ dan sistem organ pada tubuh, seperti sel, jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan lemak, tulang dan tulang rawan, darah, otot dan saraf. Selain itu, mata kuliah ini juga menjelaskan pengertian dasar organologi, histologi organ-organ penyusun sistem dalam tubuh, seperti sistem sirkulasi, sistem limfatik dan kekebalan, sistem respirasi, sistem pencernaan, sistem urinaria, sistem reproduksi, sistem endokrin, serta sistem integumen, mata dan telinga.

3. Embriologi dan Genetika Perkembangan

Mata kuliah ini mempelajari proses pertumbuhan dan perkembangan hewan, serta asal-usulnya, mulai dari proses pembentukan gamet (gametogenesis), pembuahan (fertilisasi), perkembangan embrio (embriogenesis), dan perkembangan organ (organogenesis), struktur dan fungsi  organ dalam suatu sistem, meliputi sistem saraf, sistem sirkulasi, limfatik dan kekebalan, sistem urogenitalis, sistem pencernaan dan pernafasan, serta perkembangan daerah kepala,  integumentum dan organ sensoris. Di samping itu, dibahas pula pengaruh faktor-faktor genetik dan lingkungan terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Praktikum makroskopis dan mikroskopis diberikan untuk menunjang pemahaman setiap pokok bahasan.

4. Fisiologi

Mata kuliah ini menggali tentang fungsi dasar sel dan konsep, serta prinsipnya dalam sistem kontrol biologis, melalui pembahasan berbagai sistem faal hewan ternak dan hewan peliharaan. Perkuliahan akan diawali dengan pembahasan organisasi fisiologi, fisiologi sel, sistem syaraf, sistem indera, fisiologi otot, endokrin, darah, kardiovaskuler dan sistem sirkulasi.  Selain itu, dibahas pula sistem respirasi, sistem pencernaan, metabolisme dan sistem ekskresi hewan. Pada setiap topik akan disertakan juga pembahasan mengenai penyimpangan fungsi faal yang akan mengakibatkan kejadian suatu penyakit ataupun gangguan.

5. Ilmu Bedah Khusus Veteriner

Mata kuliah ini menjelaskan tentang definisi dan arti, kausa, predisposisi,  patogenesa, diagnosa, diferensial diagnosa, dan melakukan terapi/teknik operasi  penyakit bedah organ pada hewan kecil dan besar.

6. Patologi

Mata kuliah ini mendalami dasar-dasar reaksi sel dan jaringan terhadap berbagai penyakit pada berbagai hewan, termasuk di dalamnya proses degenerasi, nekrosa, apoptosis, gangguan pigmentasi, gangguan sirkulasi, gangguan pertumbuhan, neoplasia, peradangan, proses persembuhan, serta gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

7. Pengelolaan Kesehatan Hewan dan Lingkungan

Mata kuliah ini menjelaskan konsep sistem pengelolaan kesehatan hewan (ternak, kesayangan, liar dan akuatik) secara terpadu dengan memperhatikan aspek kelestarian, ekologi dan sosial-ekonomi yang berorientasi pada optimalisasi pemanfaatan ekosistem untuk mencapai kesejahteraan manusia dan hewan.

Lulus dari studi S1 Kedokteran Hewan, mahasiswa akan memperoleh gelar Dokter Hewan (Drh.). Lulusannya dapat bekerja di industri peternakan dan obat-obatan bagi hewan, sebagai wirausaha dan dokter di klinik hewan, berternak sendiri, maupun bekerja sebagai dokter di rumah sakit hewan.

 

Referensi:

http://fkh.ipb.ac.id/index.php/akademik/sarjana/deskripsi http://www.ugm.ac.id/content.php?page=4&fak=11