Email:       Kata Sandi:    Selalu Ingat Saya    Lupa Kata Sandi?     Or   Login with Facebook

Fisika


Ilmu fisika sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan semakin berkembang pada zaman Galileo dan Newton. Ilmu ini mempelajari materi, energi, dan fenomena alam, baik yang bersifat makroskopis maupun mikroskopis yang berkaitan dengan perubahan zat atau energi. Saat ini, ilmu fisika sangat mendukung perkembangan teknologi, industri, komunikasi, kerekayasaan (engineering), kimia, biologi, kedokteran, dan lain-lain.

 

Secara umum, jurusan Fisika memiliki beberapa cabang peminatan, antara lain:

Gabungan antara pengetahuan elektronika dan instrumentasi yang diperlukan dalam perindustrian. Mempelajari tentang sensor dan microprocessor komputer.

Mempelajari ilmu bumi menggunakan kaidah-kaidah atau prinsip-prinsip fisika: geologi, geodesi, metode eksplorasi dengan teknologi seismic.

Penerapan di dunia kesehatan, terutama yang berhubungan dengan radiasi nuklir, X-ray, ultra sonic, dan laser.

Membahas konsep-konsep teknologi nuklir dan aplikasinya, teori kuantum, analisa dan pemrograman di komputer.

Mempelajari rekayasa material dan pembuatan produk berdasarkan bahan material tertentu. Contoh bidang kompetensinya adalah nanotechnology dan polymer/plastik sintesis.

 

Jurusan Fisika berbeda dengan Teknik Fisika ataupun Pendidikan Fisika. Lulusan Teknik Fisika dipersiapkan untuk menjadi insinyur (engineer) dan lulusan Pendidikan Fisika menjadi pengajar/dosen; sedangkan Fisika (Murni) disiapkan untuk menjadi ilmuwan.

 

Dengan posisi ilmuwan, lulusan sarjana Fisika dapat bekerja di laboratorium riset untuk bidang teknologi (NASA) atau kesehatan (lembaga riset kanker) dan perusahaan swasta baik di bagian riset, produksi, ataupun pemasaran produk. Untuk konstentrasi geofisika, sarjana Fisika dapat bekerja di bidang pertambangan, baik minyak bumi dan gas alam, batu bara maupun logam. Sedangkan bidang teknologi informasi selalu membutuhkan ahli elektronika. Tentu saja masih ada peluang menjadi dosen, jika berani studi lanjut ke tingkat S2 dan S3.

 

 

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Fisika

http://fisika.ub.ac.id/web/node/71

http://fisika.undip.ac.id/akademik/distribusimk/3

http://apaipa.blogspot.com/2012/09/apa-arti-fisika.html

mutia dwi purnama
Senin, 24 Pebruari 2014
3:20 pm

informasi buat fisika medis (s2) universitas apa aja yang ada di indonesia?

    admin Sarjana
    Selasa, 25 Pebruari 2014
    2:06 am

    Kamu bisa gali infonya di Tab Perbandingan Biaya.


Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


94.8%Indonesia Indonesia
2.7%United States United States
0.5%Singapore Singapore
0.5%Russian Federation Russian Federation
0.2%Malaysia Malaysia
0.1%Hong Kong Hong Kong
0.1%Japan Japan
0.1%Taiwan Taiwan
0%Netherlands Netherlands
0%Australia Australia

Today: 45
Yesterday: 112
This Week: 544
Last Week: 845
This Month: 1033
Last Month: 22042
Total: 836039
Kamu berasal dari :


Pilih kota



Jika kotamu tidak terdaftar, pilih propinsi