Etnomusikologi merupakan cabang dari musikologi yang diartikan sebagai pembelajaran aspek sosial dan budaya terhadap musik dan tarian dalam konteks lokal dan global. Hingga saat ini etnomusikologi masih sering disebut antropologi musik. Antropologi musik esensinya adalah bagaimana kita menghargai, memahami, dan mengerti perbedaan dalam musik.

Jurusan ini cocok bagi kamu yang menyukai musik dan mempelajarinya. Namun, kamu perlu menyeleksi terlebih dahulu apa yang ingin dipelajari, karena jurusan ini dibuka di empat perguruan tinggi dengan orientasi yang berbeda-beda.

  • Etnomusikologi di USU Medan banyak memiliki pakar-pakar dari luar (barat) sehingga lebih berorientasi pada pentranskripsian karena musik-musik mereka anggap eksotik (layak diteliti);
  • Etnomusikologi di ISI Yogyakarta berorientasi pada penciptaan musik-musik etnik, di mana tenaga pengajarnya banyak melanjutkan studi penciptaan sehingga memunculkan sesuatu yang lain, sebuah kreativitas baru;
  • Etnomusikologi di ISI Surakarta menekankan pada fieldwork, bagaimana menggunakan alat-alat supaya berhasil di lapangan, selain metode pendekatan di lapangan; dan
  • Etnomusikologi di IKJ yang merupakan sempalan dari jurusan tari, berorientasi pada keilmuan.

Peluang karir lulusan jurusan ini di antaranya adalah menjadi peneliti seni serta tenaga profesional bidang etnomusikologi. Selain itu, kamu juga bisa menjadi koreografer, kurator, kritikus seni, maupun seniman mandiri.

 

Referensi:

http://id.m.wikipedia.org/wiki/Etnomusikologi

http://isi.ac.id/program/sarjana/seni-pertunjukan/jurusan-etnomusikologi/

http://www.etnomusikologiusu.com

http://etnomusikolog.blogspot.com/2011/10/etnomusikologi.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *