Untitled-1

 

Apakah kamu pernah mendengar istilah kloning? Atau pernah mendengar penemuan baru yang berhubungan dengan DNA? Ya, semua itu asalnya dari jurusan Biologi ini. Biologi merupakan ilmu tentang segala makhluk hidup, yaitu hewan, tumbuhan, dan mikroba. Aspek-aspek yang dipelajari adalah genetika, struktur dan anatomi organisme, perkembangan organisme, fisiologi, ekologi, sel molekuler, perilaku, evolusi dan penerapan ilmu biologi1. Abad 21 ini telah dinyatakan sebagai Abad Biologi karena dibutuhkan pengetahuan ilmu biologi yang kuat untuk menangani masalah dan tantangan dalam bidang kesehatan, pangan, lingkungan dan energi.

Dalam jurusan Biologi ini, kamu akan mempelajari banyak hal tentang ilmu dan teknologi hayati. Tentunya kamu akan mendalami mata kuliah tentang konsep biologi terlebih dahulu sebelum mengulik lebih jauh tentang hewan, tumbuhan, dan mikroba. Dalam struktur kurikulum program sarjana Biologi dari ITB terdapat mata kuliah dengan jumlah SKS yang berbeda-beda. Daftar mata kuliah yang berkaitan dengan Biologi beserta jumlah SKSnya adalah sebagai berikut:2

  • Biologi Dasar
  • Pengantar Sains dan Teknologi Hayati
  • Pengetahuan Lingkungan
  • Anatomi dan Fisiologi Hewan
  • Biosistematik
  • Genetika
  • Perkembangan Hewan
  • Stuktur dan Perkembangan Tumbuhan
  • Fisiologi Tumbuhan
  • Biologi Sel dan Molekuler
  • Biokimia
  • Ekologi
  • Biostatistika
  • Evolusi
  • Biologi Perilaku
  • Biologi Sintetik
  • Mikrobiologi
  • Bioetika
  • Manajemen Bioindustri dan Kewirausahaan

Mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Hewan menjelaskan bagaimana hewan bisa menjalankan fungsi vitalnya dikaitkan dengan strukturnya. Dalam mata kuliah Biosistematik, banyak mempelajari tentang identifikasi dan klasifikasi taksonomi hewan dan tumbuhan. Biokimia mempelajari tentang proses-proses kimia dalam makhluk hidup terkait strukturnya. Biostatistika mengajarkan tentang ilmu-ilmu statistik dalam penelitian biologi. Biologi Sintetik memaparkan ilmu tentang desain dan konstruksi dari suatu sistem biologi. Sedangkan Bioetika membekali mahasiswa tentang etika dalam dunia biologi.

Memasuki tingkat akhir perkuliahan, kamu akan memilih Kelompok Keilmuan (KK). KK merupakan pilihan-pilihan konsentrasi ilmu yang kamu minati dan ingin dalami. Contoh KK tersebut adalah Teknologi Kehutanan, Sains dan Bioteknologi Tumbuhan, Ekologi, Manajemen Sumber Daya Hayati, Biomedika, Genetika dan Bioteknologi Molekuler, Bioteknologi Mikroba, dan lain sebagainya tergantung pada kebijakan tiap universitas. Ketika kamu akan melakukan penelitian akhir, maka fokus yang kamu ambil harus mengacu pada KK yang kamu pilih sebelumnya. Lulus dari program sarjana Biologi, kamu akan mendapat gelar Sarjana Sains (S.Si).

Karir dari lulusan Biologi sekarang sudah sangat beragam dan banyak pilihannya seiring berkembangnya ilmu Biologi itu sendiri. Pilihan karir itu tergantung dari minat dan kemampuan, serta KK yang diambil ketika masa akhir studi:

  • Teknologi Kehutanan bisa membawa mahasiswa ke Kementerian Kehutanan atau lembaga konservasi alam karena di dalamnya lebih banyak mempelajari tentang hutan beserta teknologi terkininya.
  • Sains dan Bioteknologi Tumbuhan merupakan KK favorit karena mempelajari tumbuhan secara spesifik sehingga mahasiswa bisa bekerja di perusahaan manapun terkait dengan tumbuhan, misalnya perusahaan kelapa sawit, perkebunan teh dan lain-lain.
  • Ekologi berhubungan dengan biodiversitas, lingkungan, dan keseimbangan alam, yakni menjadi peneliti  ekologi.
  • Manajemen Sumber Daya Hayati yang mempelajari tentang sumber daya alam, pengelolaannya, biodiversitasnya, dan konservasinya bisa mengantar lulusan yang telah mengambil KK ini untuk bekerja di perusahaan pestisida (manajemen hama).
  • Biomedika yang fokus tentang obat-obatan untuk penyakit, prospek kerjanya bisa di perusahaan obat, peneliti obat, dan lain sebagainya.
  • Genetika dan Bioteknologi Molekuler merupakan KK yang prospek kerjanya menggiurkan di masa kini dan masa depan karena fokusnya terhadap molekuler, DNA, dan RNA berguna bagi perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan tanaman, kedokteran, forensik, dan lain-lain.
  • Bioteknologi Mikroba memiliki prospek karir yang cukup luas karena saat ini sudah banyak pula perusahaan yang meneliti tentang mikroba. Kamu juga bisa menjadi dosen,guru, peneliti di badan penelitian, bagian konservasi alam, bagian lingkungan, biodiversitas, dan masih banyak lagi.

“Biologi sekarang bisa lebih adaptif dengan ilmu lain, misalnya dengan Fisika dan Kimia. Penelitian dari jurusan lain juga banyak menggunakan objek biologis sebagai bahannya. Bahkan, jurusan Bisnis dan Manajemen saat ini berkembang hingga pembahasan mengenai ekologi,” kata Dr. Sony Suhandono, M.Sc., Ketua Program Sarjana Biologi SITH ITB.

 

“Sebagai dosen umumnya lebih fleksibel. Kita mengembangkan keilmuan dengan bebas dan tidak terbatas. Jadi, saya bisa melakukan penelitian dengan bebas. Saya juga bisa berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan kontribusi kepada masyarakat secara langsung. Di sela-sela kesibukannya, seorang dosen juga bisa menjadi wirausahawan sehingga bisa meningkatkan pendapatan,” sambung Dr. Sony Suhandono, M.Sc.

“Lulusan Biologi harus benar-benar menyenangi jurusan Biologi atau paling tidak memiliki minat terhadap jurusan ini. Penerapan Ilmu Biologi saat ini lebih luas dibanding sebelumnya, tidak hanya di dunia pertanian, kesehatan, kehutanan, perikanan, tapi juga hal-hal lain yang berkaitan dengan life sciences. Selain itu, mereka juga harus punya visi untuk tidak berhenti hanya menempuh studi di jenjang S1. Mereka bisa melanjutkan studi ke jenjang S2 sesuai dengan minat keilmuannya sehingga spesialisasi dan pengetahuan mereka pun meningkat,” tutup Dr. Sony Suhandono, M.Sc.

Menarik bukan belajar di jurusan Biologi? Jurusan ini telah berkembang pesat dan prospek karirnya pun luas. Jadi, pertimbangkan dan gali lebih banyak informasi jika kamu memang punya minat untuk kuliah di jurusan ini.

 

Referensi:

1Anonim. 2008. “Tentang Program Sarjana Biologi”, dalam  http://www.sith.itb.ac.id/prodibios1/?page_id=2

2Anonim. 2008. “Struktur Kurikulum Program Sarjana Biologi”, dalam http://www.sith.itb.ac.id/prodibios1/?page_id=8