Email:       Kata Sandi:    Selalu Ingat Saya    Lupa Kata Sandi?     Or   Login with Facebook

Bahasa/Sastra Indonesia


Kebanyakan orang awam mengira jurusan Bahasa/Sastra Indonesia hanya diperuntukkan bagi mereka yang ingin menjadi seniman seperti penulis puisi, pengarang novel, atau pemain teater. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah, karena memang beberapa lulusan Bahasa/Sastra Indonesia ada yang berkecimpung di dunia tersebut. Namun, ternyata ada banyak hal lain yang bisa kita pelajari di jurusan Bahasa/Sastra Indonesia.

 

Secara umum, jurusan Bahasa/Sastra Indonesia memiliki tiga peminatan yang bisa dipilih ketika memasuki semester 4. Mata kuliah yang disediakan pun berbeda-beda sesuai dengan peminatan yang dipilih. Berikut adalah beberapa contohnya:

  1. Peminatan Sastra. Mempelajari tentang karya sastra dan pengkajian karya sastra. Contoh mata kuliahnya: Telaah Prosa, Telaah Puisi, Telaah Drama, Teori Sastra, Sejarah Kesusastraan Indonesia, Kritik Sastra, dan Sosiologi Sastra.
  2. Peminatan Linguistik. Mempelajari tata bahasa dan seluk-beluk bahasa Indonesia secara lebih mendalam. Contoh mata kuliahnya: Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, Leksikologi, Dialektologi, Linguistik Historis Komparatif, dan Sosiolinguistik.
  3. Peminatan Filologi. Mempelajari sejarah sastra dan naskah-naskah klasik. Contoh mata kuliahnya: Folklor, Naskah-naskah Ilmu Tradisional, Pengantar Filologi, dan Metode Penelitian Filologi.

 

Menurut Bapak Bramantio, dosen program studi Bahasa/Sastra Indonesia Universitas Airlangga, mempelajari sastra dapat memperluas cakrawala pengetahuan kita sampai pada sisi-sisi yang tidak terduga. Mahasiswa jurusan Bahasa/Sastra Indonesia dituntut harus rajin membaca, dan dari berbagai macam buku/karya sastra itulah kita bisa belajar menjadi lebih peka terhadap perasaan orang lain, melatih daya nalar, sekaligus daya imajinasi. “Setiap semester biasanya mahasiswa diberi daftar buku-buku sastra yang wajib dibaca, bisa sepuluh sampai dua puluh judul. Tidak akan terasa berat kalau pada dasarnya memang memiliki kecintaan terhadap dunia sastra dan hobi membaca.”

 

Kemampuan membaca juga sebaiknya diimbangi dengan kemampuan menulis. Sebenarnya, mahasiswa jurusan Bahasa/Sastra Indonesia, sekalipun ia mengambil peminatan sastra, tidak diarahkan untuk menjadi penulis karya sastra, tetapi lebih ke arah teoritis, bagaimana menelaah, menginterpretasi, dan mengkritik karya sastra. Namun, tetap saja hal-hal tersebut membutuhkan kemampuan menyimak dan menulis yang baik.

 

Untuk mahasiswa yang hobi menulis puisi, cerpen, novel, naskah drama, dan lain sebagainya, bisa mengikuti mata kuliah creative writing yang serupa dengan bengkel penulisan. Mata kuliah ini dapat membantu mahasiswa menjadi lebih disiplin dan fokus dalam menulis.

 

Kuliah di jurusan Bahasa/Sastra Indonesia juga tidak melulu belajar bahasa Indonesia. Di beberapa universitas, seperti di Universitas Airlangga misalnya, setiap mahasiswa jurusan Bahasa/Sastra Indonesia diwajibkan untuk mengambil minimal 6 mata kuliah bahasa asing di luar bahasa Inggris. Beberapa pilihannya antara lain bahasa Jawa Kuno, bahasa Sansekerta, bahasa Perancis, bahasa Belanda, bahasa Jepang, bahasa Mandarin, dan bahasa Melayu Lama. Walaupun tidak harus sampai pada level expert, setidaknya lulusan Bahasa/Sastra Indonesia memiliki bekal pengetahuan dasar berbagai macam bahasa asing yang berguna baik untuk kepentingan akademis perkuliahan maupun di luar itu.

 

Peluang karir bagi lulusan Bahasa/Sastra Indonesia cukup luas, tidak hanya menjadi penulis, penyair, atau pengamat sastra saja. Lulusan Bahasa/Sastra Indonesia juga bisa bekerja di bidang media, pengajar/dosen, konsultan bahasa dan sastra, peneliti pelaksana bahasa dan sastra, editor, penerjemah, atase kebudayaan, diplomat, penyulih suara, hingga pemandu wisata.

 

 

Referensi:

http://www.unpad.ac.id/fakultas/ilmu-budaya/sastra-indonesia/

http://larnokatro.blogspot.com/2011/05/jangan-takut-masuk-sasindo.html

http://sastraindonesiaunand.wordpress.com/2007/12/10/mata-kuliah-sastra-indonesia/

 

 

Narasumber:

Bapak Bramantio, S. S., M. Hum (Dosen Sastra Indonesia Universitas Airlangga)


Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


94.8%Indonesia Indonesia
2.7%United States United States
0.5%Singapore Singapore
0.5%Russian Federation Russian Federation
0.2%Malaysia Malaysia
0.1%Hong Kong Hong Kong
0.1%Japan Japan
0.1%Taiwan Taiwan
0%Netherlands Netherlands
0%Australia Australia

Today: 77
Yesterday: 112
This Week: 576
Last Week: 845
This Month: 1065
Last Month: 22042
Total: 836071
Kamu berasal dari :


Pilih kota



Jika kotamu tidak terdaftar, pilih propinsi