Email:       Kata Sandi:    Selalu Ingat Saya    Lupa Kata Sandi?     Or   Login with Facebook

Kebutuhan Dokter Hewan Sangat Tinggi


Rabu, 8 Januari 2014

Masih dibu­tuhkan ribuan dok­ter hewan di Indone­sia. Pro­fe­si dok­ter hewan di Indone­sia sudah ber­jalan ham­pir lebih dari 1 abad. Namun per­tum­buhan jum­lah dok­ter hewan cen­derung lam­bat, meskipun telah ter­da­p­at 10 uni­ver­si­tas yang menye­leng­garakan pen­didikan dok­ter hewan.

Menu­rut Joko (Dekan Fakul­tas Kedok­ter­an Hewan UGM) meny­atakan bah­wa kesem­patan pro­fe­si dok­ter hewan di Indone­sia masih ter­buka lebar akses. Ter­da­p­at 38 bidang yang bisa ditem­bus oleh dok­ter hewan: sek­tor teknologi pan­gan, per­lin­dun­gan, kon­sumen, leg­is­lasi, kese­jahter­aan hewan, karan­ti­na, per­lin­dun­gan lingkun­gan, pen­didikan, dan riset.

Masyarakat masih belum men­ge­nal pro­fe­si kedok­ter­an hewan secara may­ori­tas. Seba­gian besar hanya menge­tahui bah­wa tugas seo­rang dok­ter hewan dalam men­go­b­ati hewan yang sak­it dan mence­gah penu­laran penyak­it hewan ke manu­sia. Semen­tara jasa layanan dok­ter hewan lain­nya di sek­tor-sek­tor yang dise­butkan di atas masih kurang dimenger­ti.

Di bidang peter­nakan dan teknologi pan­gan, seo­rang dok­ter hewan dap­at men­ja­ga kese­hatan hewan ter­nak dan men­gawasi pros­es pen­go­la­han hasil ter­nak sehing­ga dap­at dikon­sum­si den­gan aman. Seper­ti di kasus flu burung, dok­ter-dok­ter hewan­lah yang berak­si menga­mankan masyarakat dari bahaya penu­laran.

Ada­pun dok­ter hewan yang berpar­tisi­pasi dalam pengem­ban­gan obat-obatan untuk hewan dan per­lin­dun­gan binatang langka. Ten­tu saja ada dok­ter hewan yang mengam­bil spe­sial­isasi mer­awat hewan liar dan hewan peli­haraan, dari anjing, kuc­ing, burung, hing­ga rep­til.

Den­gan jenis-jenis pro­fe­si yang menarik ini, seo­rang lulu­san kedok­ter­an hewan bisa bek­er­ja untuk pemer­in­tah, perusa­haan swasta ataupun mem­buka prak­tik sendiri.

Walau tidak dige­mari oleh masyarakat, juru­san ini san­gat menarik. Mungk­in kamu akan per­lu jelaskan ke orang tua­mu men­ga­pa kamu mau mengam­bil juru­san ini. Semoga infor­masi ini mem­ban­tu.

Sum­ber:

http://www.radarjogja.co.id/belum-kenal-profesi-dokter-hewan/

http://kedok-hewan.blogspot.com/2012/06/pengertian-profesi-kedokteran-hewan.html


Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


Kamu berasal dari :


Pilih kota



Jika kotamu tidak terdaftar, pilih propinsi