Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidikmisi) kembali digelontorkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014 ini. Bagi kamu calon-calon mahasiswa tahun ajaran 2014/2015 mendatang, simak persyaratan untuk mengajukan Bidikmisi berikut ini:

  • Kamu adalah calon mahasiswa yang akan lulus tahun 2014 atau sudah lulus pada tahun 2013 (menyesuaikan ketentuan masing masing seleksi masuk)
  • Kamu telah dinyatakan lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN, SBMPTN, atau ujian mandiri)
  • Kamu bukan penerima Bidikmisi tahun 2013
  • Pendapatan gabungan orang tuamu sebesar Rp 3.000.000 PER BULAN (pendapatan kotor sebelum dikurangi potongan/cicilan/kewajiban lainnya). Pendapatan gabungan dibagi jumlah anggota keluarga sebesar besarnya Rp 750.000.

 

Jika kamu sudah memenuhi persyaratan di atas, kamu bisa melalui prosedur pendaftaran Bidikmisi berikut ini:

  • Pihak sekolah SMA/K merekomendasikan kamu di laman Bidikmisi http://bidikmisi.dikti.go.id
  • Apabila kamu sudah mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses, silahkan menyelesaikan proses pendaftaran di http://bidikmisi.dikti.go.id
  • Sebagai pendaftar, kamu harus menggunakan KAP dan PIN pada masing-masing seleksi masuk perguruan tinggi (SNMPTN, SBMPTN, atau ujian mandiri) sesuai ketentuan dan jadwal masing masing seleksi.

 

Fasilitasi yang didapat masing-masing penerima Bidikmisi 2014 antara lain:

  • Pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi, mencakup UKT, SPP, dan sejenisnya. Pemberian subsidi langsung ke penyelenggara Bidikmisi sebesar Rp 400.000/bulan
  • Biaya hidup minimal sebesar Rp 600.000/bulan
  • Biaya kedatangan dan tempat tinggal sementara (khusus bagi yang direkrut sebelum menjadi mahasiswa)

 

Perlu kamu ingat bahwa pengumuman Bidikmisi 2014 dilaksanakan setelah daftar ulang seleksi masuk perguruan tinggi dan penerima sudah diverifikasi. Pendaftaran Bidikmisi tidak dikenakan biaya dan penerimanya dibebaskan dari kewajiban membayar biaya pendidikan ke perguruan tinggi untuk kepentingan penyelenggaraan pendidikan.

 

 

Referensi:

Kanal Bantuan Bidikmisi